Pengaruh Mutasi dan Stress Kerja Terhadap Kinerja Pegawai

Authors

  • Khusnul Khotimah Universitas Siber Asia Author

DOI:

https://doi.org/10.64845/optimanus.v2i2.268

Keywords:

Mutasi Kerja, Stres Kerja, Kinerja Pegawai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh mutasi kerja dan stres kerja terhadap kinerja pegawai. Mutasi kerja sebagai bagian dari manajemen sumber daya manusia diharapkan mampu meningkatkan kompetensi, pengalaman, dan motivasi pegawai, namun di sisi lain dapat menimbulkan tekanan psikologis. Stres kerja juga menjadi faktor penting yang berpotensi memengaruhi produktivitas, kualitas kerja, serta kepuasan pegawai dalam menjalankan tugas. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survei melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai sebagai responden. Analisis data dilakukan menggunakan teknik statistik untuk mengetahui pengaruh parsial maupun simultan antara mutasi kerja dan stres kerja terhadap kinerja pegawai. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mutasi kerja berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai, baik dalam peningkatan pengalaman maupun adaptasi kerja. Sementara itu, stres kerja memiliki pengaruh negatif terhadap kinerja apabila tidak dikelola dengan baik. Secara simultan, mutasi dan stres kerja terbukti berpengaruh terhadap kinerja pegawai. Oleh karena itu, organisasi perlu mengelola kebijakan mutasi secara tepat serta menciptakan lingkungan kerja yang kondusif guna meminimalkan stres dan meningkatkan kinerja pegawai.

References

Armstrong, M. (2021). Armstrong’s handbook of human resource management practice. London: Kogan Page.

Bakker, A. B., & Demerouti, E. (2020). Job demands–resources theory: Taking stock and looking forward. Journal of Occupational Health Psychology, 25(4), 273–285.

Carnevale, J. B., & Hatak, I. (2020). Employee adjustment and well-being in the era of COVID-19: Implications for human resource management. Journal of Business Research, 116, 183–187.

Creswell, J. W. (2020). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). Thousand Oaks: Sage Publications.

Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson Education.

Etikan, I., & Bala, K. (2021). Sampling and sampling methods. Biometrics & Biostatistics International Journal, 10(1), 00149.

Field, A. (2020). Discovering statistics using IBM SPSS statistics (5th ed.). Sage Publications.

Ghozali, I. (2021). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gujarati, D. N., & Porter, D. C. (2021). Basic econometrics (6th ed.). McGraw-Hill.

Hair, J. F., Black, W. C., Babin, B. J., & Anderson, R. E. (2021). Multivariate data analysis (8th ed.). Cengage Learning.

Joshi, A., Kale, S., Chandel, S., & Pal, D. (2021). Likert scale: Explored and explained. British Journal of Applied Science & Technology, 7(4), 396–403.

Luthans, F. (2021). Organizational behavior (14th ed.). McGraw-Hill.

Mangkunegara, A. A. A. P. (2021). Manajemen sumber daya manusia perusahaan. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Mathis, R. L., & Jackson, J. H. (2021). Human resource management (15th ed.). Cengage Learning.

Noe, R. A., Hollenbeck, J. R., Gerhart, B., & Wright, P. M. (2023). Fundamentals of human resource management. McGraw-Hill.

Resnik, D. B. (2020). What is ethics in research & why is it important? National Institute of Environmental Health Sciences.

Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Organizational behavior (18th ed.). Pearson Education.

Saunders, M., Lewis, P., & Thornhill, A. (2020). Research methods for business students (8th ed.). Pearson.

Sekaran, U., & Bougie, R. (2020). Research methods for business: A skill-building approach (8th ed.). Wiley.

Sonnentag, S., & Fritz, C. (2022). Recovery from job stress: The stressor-detachment model. Journal of Organizational Behavior, 43(2), 123–141.

Sugiyono. (2021). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Downloads

Published

2026-02-17

How to Cite

Pengaruh Mutasi dan Stress Kerja Terhadap Kinerja Pegawai. (2026). Journal of Organizational Performance and Analysis, 2(2), 419-429. https://doi.org/10.64845/optimanus.v2i2.268