Model Integratif Pengembangan SDM dan Budaya Organisasi dalam Penguatan Kinerja Karyawan
DOI:
https://doi.org/10.64845/optimanus.v2i2.248Keywords:
Budaya Organisasi, Model Integratif, Kinerja KaryawanAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk merumuskan dan menganalisis model integratif pengembangan sumber daya manusia (SDM) dan budaya organisasi dalam penguatan kinerja karyawan. Dalam lingkungan organisasi yang semakin kompetitif dan dinamis, kinerja karyawan menjadi faktor kunci keberhasilan organisasi dalam mencapai tujuan strategisnya. Oleh karena itu, diperlukan pendekatan yang tidak parsial, melainkan integratif, yang mampu menyelaraskan peningkatan kompetensi individu dengan pembentukan sistem nilai dan budaya kerja yang mendukung produktivitas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain deskriptif-eksploratif. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap pimpinan serta karyawan pada objek penelitian. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara sistematis untuk mengidentifikasi pola hubungan antara strategi pengembangan SDM, budaya organisasi, dan kinerja karyawan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengembangan SDM yang meliputi pelatihan berkelanjutan, pengembangan kompetensi, pembinaan karier, dan evaluasi kinerja berkontribusi langsung terhadap peningkatan kemampuan teknis dan nonteknis karyawan. Di sisi lain, budaya organisasi yang ditandai dengan nilai integritas, kerja sama, tanggung jawab, dan orientasi pada hasil berperan sebagai penguat perilaku kerja positif. Integrasi kedua aspek tersebut menghasilkan sinergi yang mampu memperkuat kualitas kerja, produktivitas, komitmen, serta adaptabilitas karyawan terhadap perubahan lingkungan kerja.
References
Alvesson, M. (2020). Organizational culture and leadership (6th ed.). Sage Publications.
Armstrong, M. (2020). Armstrong’s handbook of human resource management practice (15th ed.). Kogan Page.
Cascio, W. F., & Montealegre, R. (2021). Managing human resources: Productivity, quality of work life, profits (11th ed.). McGraw-Hill Education.
Daft, R. L. (2021). Organization theory and design (13th ed.). Cengage Learning.
Dessler, G. (2020). Human resource management (16th ed.). Pearson Education.
Ivancevich, J. M., Konopaske, R., & Matteson, M. T. (2022). Organizational behavior and management (12th ed.). McGraw-Hill Education.
Luthans, F. (2021). Organizational behavior: An evidence-based approach (14th ed.). McGraw-Hill Education.
Mathis, R. L., Jackson, J. H., Valentine, S. R., & Meglich, P. (2021). Human resource management (16th ed.). Cengage Learning.
Mondy, R. W., & Martocchio, J. J. (2020). Human resource management (15th ed.). Pearson Education.
Mullins, L. J. (2022). Management and organisational behaviour (13th ed.). Pearson Education.
Noe, R. A. (2023). Employee training and development (9th ed.). McGraw-Hill Education.
Robbins, S. P., & Judge, T. A. (2022). Organizational behavior (18th ed.). Pearson Education.
Schein, E. H. (2021). Organizational culture and leadership (6th ed.). Wiley.
Sedarmayanti. (2021). Manajemen sumber daya manusia: Reformasi birokrasi dan manajemen pegawai negeri sipil. Refika Aditama.
Sinambela, L. P. (2020). Manajemen sumber daya manusia: Membangun tim kerja yang solid untuk meningkatkan kinerja. Bumi Aksara.
Sutrisno, E. (2022). Manajemen sumber daya manusia. Kencana.
Wibowo. (2021). Manajemen kinerja (5th ed.). Rajawali Pers.
Yukl, G. (2020). Leadership in organizations (9th ed.). Pearson Education.



