Pengaruh Capital Intensity, Managerial Ownership dan Sales Growth Terhadap Tax Avoidance
DOI:
https://doi.org/10.64845/optimanus.v2i1.180Keywords:
Capital Intensity, Managerial Ownership, Sales Growth, Tax AvoidanceAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh capital intensity, managerial ownership, dan sales growth terhadap tax avoidance. Tax avoidance merupakan strategi perusahaan dalam meminimalkan beban pajak dengan tetap mematuhi ketentuan perpajakan yang berlaku. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode analisis regresi linear berganda. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh dari laporan keuangan perusahaan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia selama periode pengamatan tertentu. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah tax avoidance, sedangkan variabel independen meliputi capital intensity, managerial ownership, dan sales growth. Hasil penelitian menunjukkan bahwa capital intensity berpengaruh positif terhadap tax avoidance, yang mengindikasikan bahwa semakin besar proporsi aset tetap perusahaan, semakin tinggi peluang perusahaan melakukan penghindaran pajak melalui beban penyusutan. Managerial ownership berpengaruh negatif terhadap tax avoidance, yang menunjukkan bahwa kepemilikan saham oleh manajemen dapat menekan praktik penghindaran pajak karena adanya penyelarasan kepentingan antara manajemen dan pemegang saham. Sementara itu, sales growth berpengaruh positif terhadap tax avoidance, karena peningkatan penjualan berpotensi meningkatkan laba dan beban pajak perusahaan. Secara simultan, capital intensity, managerial ownership, dan sales growth berpengaruh signifikan terhadap tax avoidance.
References
Agustyo, B. A., & Arianti, B. F. (2024). Pengaruh corporate social responsibility, kepemilikan manajerial, dan capital intensity terhadap tax avoidance. Gorontalo Accounting Journal, 7(1), 1–11. https://doi.org/10.32662/gaj.v7i1.3168
Ainniyya, S. M., Sumiati, A., & Susanti, S. (2021). Pengaruh leverage, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan terhadap tax avoidance. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, 5(2), 525–535.
Ambarwati, P., & Nurhayati. (2024). Pengaruh ukuran perusahaan, kepemilikan manajerial, dan kebijakan utang terhadap penghindaran pajak. Indonesian Journal of Management and Accounting, 5(2), 486–496.
Aprianto, M., & Dwimulyani, S. (2019). Pengaruh sales growth dan leverage terhadap tax avoidance dengan kepemilikan institusional sebagai variabel moderasi. Jurnal Akuntansi, 1–10.
Chytia, & Pradana, B. L. (2021). Pengaruh capital intensity, kepemilikan institusional, debt to asset ratio, dan return on assets terhadap effective tax rate. Jurnal Bina Akuntansi, 8(1), 1–21.
Dewi, I. S. (2022). Pengaruh profitabilitas, leverage, dan pertumbuhan penjualan terhadap tax avoidance. Liabilitas: Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Ekonomi, 7(1), 12–21.
Dewi, S. L., & Oktaviani, R. M. (2021). Pengaruh leverage, capital intensity, komisaris independen, dan kepemilikan institusional terhadap tax avoidance. Akurasi: Jurnal Studi Akuntansi dan Keuangan, 4(2), 179–194. https://doi.org/10.29303/akurasi.v4i2.122
Efrinal, & Chandra, A. H. (2020). Pengaruh capital intensity dan inventory intensity terhadap agresivitas pajak. Akrual: Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 2(2).
Ghozali, I. (2018). Aplikasi analisis multivariate dengan program IBM SPSS 25. Badan Penerbit Universitas Diponegoro.
Haloho, S. F. R. (2021). Pengaruh kepemilikan institusional, kepemilikan manajerial, dewan komisaris independen, dan leverage terhadap tax avoidance. Prosiding Ekonomi dan Bisnis, 1(1), 705–719.
Hendrianto, A. J., Suripto, Effriyanti, & Hidayati, W. N. (2022). Pengaruh sales growth, capital intensity, kompensasi eksekutif, dan kepemilikan manajerial terhadap tax avoidance. Owner: Riset & Jurnal Akuntansi, 6, 3188–3199.
Jensen, M. C., & Meckling, W. H. (1976). Theory of the firm: Managerial behavior, agency costs, and ownership structure. Journal of Financial Economics, 3(4), 305–360.
Krisna, D., & Susilawati, C. (2023). Pengaruh kompensasi manajemen, pertumbuhan penjualan, umur perusahaan, dan kepemilikan manajerial terhadap penghindaran pajak. Journal of Management and Business, 5, 1250–1262.
Langi, J. T. G., Kalangi, L., & Warongan, J. D. L. (2023). Pengaruh capital intensity, leverage, sales growth, dan market-to-book ratio terhadap tax avoidance. Jurnal Riset Akuntansi dan Auditing “Goodwill,” 14(1).
Marta, D., & Nofryanti, N. (2023). Pengaruh intensitas modal, pertumbuhan penjualan, dan ukuran perusahaan terhadap penghindaran pajak. Jurnal Akuntansi dan Keuangan, 28(1).
Nugraha, M. I., & Mulyani, S. D. (2019). Peran leverage sebagai pemediasi pengaruh karakter eksekutif, kompensasi eksekutif, capital intensity, dan sales growth terhadap tax avoidance. Jurnal Akuntansi Trisakti, 6(2), 301–324.
Purbowati, R. (2021). Pengaruh good corporate governance terhadap tax avoidance. Jurnal Riset Akuntansi & Keuangan Dewantara, 4(1), 61–76.
Setyaningsih, F., Nuryati, T., Rossa, E., & Machdar, N. M. (2023). Pengaruh profitabilitas, leverage, dan capital intensity terhadap tax avoidance. SINOMIKA Journal, 2(1), 35–44. https://doi.org/10.54443/sinomika.v2i1.983
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.
Widagdo, R., Kalbuana, N., & Yanti, D. (2020). Pengaruh capital intensity, ukuran perusahaan, dan leverage terhadap tax avoidance. Riset Akuntansi Politala, 3(2), 46–59.



