Paritas sebagai Faktor Determinan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Perawatan Masa Nifas: Studi Kasus Kota Magelang
DOI:
https://doi.org/10.64845/clinergy.v1i2.119%20Keywords:
Kesehatan , Ibu Paritas , Perawatan Masa NifasAbstract
Perawatan masa nifas merupakan komponen penting dalam upaya menjaga kesehatan ibu pascapersalinan dan mencegah terjadinya komplikasi. Tingkat pengetahuan ibu memiliki peran strategis dalam menentukan kualitas perawatan masa nifas yang dilakukan secara mandiri maupun dengan dukungan tenaga kesehatan. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi tingkat pengetahuan tersebut adalah paritas, yang berkaitan dengan pengalaman persalinan dan perawatan sebelumnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis paritas sebagai faktor determinan tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan masa nifas di Kota Magelang. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari ibu nifas yang berada di wilayah Kota Magelang dan dipilih menggunakan teknik sampling sesuai kriteria inklusi. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstruktur untuk mengukur tingkat pengetahuan ibu mengenai perawatan masa nifas. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat untuk mengidentifikasi hubungan antara paritas dan tingkat pengetahuan. Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan yang bermakna antara paritas dan tingkat pengetahuan ibu tentang perawatan masa nifas. Ibu dengan paritas lebih tinggi cenderung memiliki tingkat pengetahuan yang lebih baik dibandingkan ibu primipara. Temuan ini mengindikasikan bahwa pengalaman melahirkan sebelumnya berkontribusi terhadap peningkatan pemahaman ibu mengenai perawatan masa nifas.
References
Astuti, R., & Widyawati. (2018). Paritas dan pengetahuan ibu tentang perawatan masa nifas. Jurnal Kebidanan, 7(1), 45–52.
Beck, C. T. (2001). Predictors of postpartum depression: An update. Nursing Research, 50(5), 275–285. https://doi.org/10.1097/00006199-200109000-00004
Dennis, C. L. (2007). The impact of parity on maternal health outcomes. Journal of Obstetric, Gynecologic & Neonatal Nursing, 36(4), 371–382. https://doi.org/10.1111/j.1552-6909.2007.00160.x
Dorheim, S. K., Bondevik, G. T., Eberhard-Gran, M., & Bjorvatn, B. (2009). Sleep and depression in postpartum women: A population-based study. Sleep, 32(7), 847–855. https://doi.org/10.1093/sleep/32.7.847
Hildingsson, I., & Thomas, J. (2014). Women’s perspectives on postnatal care. Women and Birth, 27(2), 113–120. https://doi.org/10.1016/j.wombi.2013.10.005
Kassebaum, N. J., et al. (2014). Global causes of maternal mortality. The Lancet, 384(9947), 980–1004. https://doi.org/10.1016/S0140-6736(14)60696-6
Lobel, M., DeLuca, R. S., & DeVincent, C. (2015). Parity and maternal stress. Journal of Psychosomatic Obstetrics & Gynecology, 36(3), 1–8. https://doi.org/10.3109/0167482X.2015.1041027
Meltzer-Brody, S., Howard, L. M., Bergink, V., et al. (2018). Postpartum psychiatric disorders. Nature Reviews Disease Primers, 4, 18022. https://doi.org/10.1038/nrdp.2018.22
O’Hara, M. W., & McCabe, J. E. (2013). Postpartum depression: Current status and future directions. Annual Review of Clinical Psychology, 9, 379–407. https://doi.org/10.1146/annurev-clinpsy-050212-185612
Rahmawati, E., & Suryani, D. (2019). Hubungan paritas dengan kesiapan ibu nifas. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(3), 210–218.
Setyawati, A., & Nurhidayah, I. (2021). Determinan pengetahuan ibu nifas. Jurnal Ilmu Keperawatan, 9(1), 55–64.
Shorey, S., Chee, C. Y. I., Ng, E. D., Chan, Y. H., & Chong, Y. S. (2018). Prevalence and incidence of postpartum depression among healthy mothers. Journal of Psychiatric Research, 104, 235–248. https://doi.org/10.1016/j.jpsychires.2018.08.001
Slomian, J., Honvo, G., Emonts, P., Reginster, J. Y., & Bruyère, O. (2019). Consequences of maternal postpartum depression: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(23), 4650. https://doi.org/10.3390/ijerph16234650
Titaley, C. R., Hunter, C. L., Dibley, M. J., & Heywood, P. (2010). Why do some women still prefer home delivery? BMC Pregnancy and Childbirth, 10, 43. https://doi.org/10.1186/1471-2393-10-43
Vik, K., & Aasheim, V. (2013). Parity and maternal health perception. Midwifery, 29(7), 780–787. https://doi.org/10.1016/j.midw.2012.07.007
Yanti, D., & Sulistiyani. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan pengetahuan ibu nifas. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 85–94. https://doi.org/10.7454/jki.v23i2.1123
Zakiyah, N., & Lestari, P. (2023). Peran bidan dalam peningkatan pengetahuan ibu nifas. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 14(1), 25–34.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Sofi Ariyanti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
Similar Articles
- Faqih Abdul Akbar, Kelelahan sebagai Determinan Depresi Postpartum pada Ibu Nifas , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 2 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Jamal Maulana Haris, Analisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Rumah Tangga dalam Upaya Pencegahan HIV/AIDS di Pekanbaru , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 2 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Luluk Isnati Andini, Status Sosial Ekonomi sebagai Determinan Status Gizi pada Remaja Putri: Studi di SMA Kota Semarang , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 2 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Ninda Salma Arianti , Foot Massage sebagai Terapi Pendukung untuk Mengurangi Nyeri dan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi: Studi Kasus di Purwodadi , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Laila Nur Hayati, Optimalisasi Kinerja Perawat dalam Meningkatkan Mutu Layanan Keperawatan di RSUD Tengku Sulung , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Amirul Hakim, Penerapan Sistem Manajemen K3 pada Unit Hemodialisis RSUD Kecamatan Mandau: Sebuah Studi Evaluatif , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Halim Iswanaji Akbar, Studi Penggunaan Obat Tradisional pada Lansia dengan Hipertensi Derajat 2 di Posyandu Lansia , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
You may also start an advanced similarity search for this article.



