Kelelahan sebagai Determinan Depresi Postpartum pada Ibu Nifas
DOI:
https://doi.org/10.64845/clinergy.v1i2.118%20Keywords:
Depresi Postpartum , Ibu Nifas , Kelelahan Kesehatan Ibu, Kesehatan MentalAbstract
Depresi postpartum merupakan masalah kesehatan mental yang sering terjadi pada ibu nifas dan berdampak signifikan terhadap kesejahteraan ibu, hubungan ibu–bayi, serta perkembangan anak. Salah satu faktor yang diduga berperan penting dalam munculnya depresi postpartum adalah kelelahan yang dialami ibu selama masa nifas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran kelelahan sebagai determinan depresi postpartum pada ibu nifas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sampel penelitian terdiri dari ibu nifas yang memenuhi kriteria inklusi dan dipilih menggunakan teknik sampling yang sesuai. Data dikumpulkan melalui kuesioner terstandar untuk mengukur tingkat kelelahan dan derajat depresi postpartum, kemudian dianalisis menggunakan uji statistik yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kelelahan memiliki hubungan yang signifikan dengan tingkat depresi postpartum pada ibu nifas. Ibu nifas dengan tingkat kelelahan yang lebih tinggi cenderung memiliki risiko depresi postpartum yang lebih besar. Temuan ini mengindikasikan bahwa kelelahan merupakan faktor determinan yang perlu mendapat perhatian dalam upaya pencegahan depresi postpartum. Oleh karena itu, intervensi kesehatan yang berfokus pada pengelolaan kelelahan dan peningkatan dukungan selama masa nifas perlu diintegrasikan dalam pelayanan kesehatan ibu.
References
Arienta Sari. (2020). Depresi Postpartum dan Faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: CV Trans Info Media
Ayers, S., Wright, D. B., & Wells, N. (2021). Symptoms of postnatal post‐traumatic stress disorder in women: A meta‐analysis. Journal of Affective Disorders, 280, 18–30. https://doi.org/10.1016/j.jad.2020.10.059
Beck, C. T. (2001). Predictors of postpartum depression: An update. Nursing Research, 50(5), 275–285. https://doi.org/10.1097/00006199-200109000-00004
Chanora, R., Siregar, S., & Purba, R. (2022). Prevalensi dan Faktor Risiko Depresi Postpartum di Indonesia. Jurnal Psikologi Klinis Indonesia, 8(2), 101–109.
Desiana, W., & Tarsikah. (2021). Skrining Depresi Postpartum pada Ibu Nifas Hari ke-7. Jurnal Kebidanan dan Kesehatan, 12(1), 45–52
Dennis, C. L., & Dowswell, T. (2013). Psychosocial and psychological interventions for preventing postpartum depression. Cochrane Database of Systematic Reviews, (2), CD001134. https://doi.org/10.1002/14651858.CD001134.pub3
Dorheim, S. K., Bondevik, G. T., Eberhard-Gran, M., & Bjorvatn, B. (2009). Sleep and depression in postpartum women: A population-based study. Sleep, 32(7), 847–855. https://doi.org/10.1093/sleep/32.7.847
Giallo, R., Cooklin, A., Wade, C., D’Esposito, F., & Nicholson, J. M. (2014). Maternal fatigue and depression: Associations with parenting and child outcomes. Journal of Reproductive and Infant Psychology, 32(5), 504–514. https://doi.org/10.1080/02646838.2014.947463
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelayanan kesehatan ibu nifas. Jakarta: Kemenkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI). (2020). Pedoman Pelayanan Kesehatan Masa Nifas (KF1–KF4). Jakarta: Kemenkes RI.
Meltzer-Brody, S., Howard, L. M., Bergink, V., et al. (2018). Postpartum psychiatric disorders. Nature Reviews Disease Primers, 4, 18022. https://doi.org/10.1038/nrdp.2018.22
Leahy-Warren, P., & McCarthy, G. (2020). Motherhood Transition and Maternal Fatigue: A Review. Midwifery Journal, 86, 102728.
Mulyani, C., Dekawaty, A., & Suzanna. (2022). Faktor-Faktor Penyebab Depresi Pasca Persalinan. Jurnal Kesehatan Ibu dan Anak, 7(3), 117–125.
Nurjanah, L., Setyowati, H., & Rahayu, E. (2023). Stigma dan Kesadaran Masyarakat terhadap Kesehatan Mental Ibu Nifas di Indonesia. Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan, 14(2), 88–96.
O’Hara, M. W., & McCabe, J. E. (2013). Postpartum depression: Current status and future directions. Annual Review of Clinical Psychology, 9, 379–407. https://doi.org/10.1146/annurev-clinpsy-050212-185612
Purba, R., Tanjung, D., & Manalu, M. (2023). Fisiologi dan Adaptasi Masa Nifas terhadap Perubahan Psikologis Ibu. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(2), 56–63.
Rahmawati, N., Misrawati, & Arneliwati. (2024). Hubungan Karakteristik Ibu Postpartum terhadap Kelelahan. Jurnal Keperawatan dan Kebidanan, 11(1), 20–27.
Remes, O., Brayne, C., & van der Linden, M. (2021). Maternal Fatigue and Mental Health in the Postpartum Period. The Lancet Psychiatry, 8(4), 321–330.
Rudman, A., & Waldenström, U. (2007). Critical views on postpartum fatigue. Midwifery, 23(4), 386–398. https://doi.org/10.1016/j.midw.2006.05.001
Shorey, S., Chee, C. Y. I., Ng, E. D., Chan, Y. H., San Tam, W. W., & Chong, Y. S. (2018). Prevalence and incidence of postpartum depression among healthy mothers. Journal of Psychiatric Research, 104, 235–248. https://doi.org/10.1016/j.jpsychires.2018.08.001
Slomian, J., Honvo, G., Emonts, P., Reginster, J. Y., & Bruyère, O. (2019). Consequences of maternal postpartum depression: A systematic review. International Journal of Environmental Research and Public Health, 16(23), 1–22. https://doi.org/10.3390/ijerph16234657
Vliegen, N., Casalin, S., & Luyten, P. (2014). The course of postpartum depression. Harvard Review of Psychiatry, 22(1), 1–22. https://doi.org/10.1097/HRP.0000000000000013
WHO. (2022). Mental health of women during pregnancy and postpartum period. Geneva: World Health Organization.
Wang, Z., Liu, J., & Han, Y. (2021). Global Prevalence of Postpartum Depression: A Meta-Analysis. Journal of Affective Disorders, 291, 391–398.
Wurisastuti, W., & Mubasyiroh, R. (2020). Dukungan Sosial dan Depresi Postpartum di Indonesia. Buletin Penelitian Kesehatan, 48(4), 233–242.
World Health Organization (WHO). (2018). Maternal Mental Health and Postpartum Depression. Geneva: WHO Press.
Yanti, D., & Sulistiyani. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan depresi postpartum pada ibu nifas. Jurnal Keperawatan Indonesia, 23(2), 85–94. https://doi.org/10.7454/jki.v23i2.1123
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Faqih Abdul Akbar (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
How to Cite
Similar Articles
- Sofi Ariyanti, Paritas sebagai Faktor Determinan Tingkat Pengetahuan Ibu tentang Perawatan Masa Nifas: Studi Kasus Kota Magelang , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 2 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Jamal Maulana Haris, Analisis Hubungan Pengetahuan dan Sikap Ibu Rumah Tangga dalam Upaya Pencegahan HIV/AIDS di Pekanbaru , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 2 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Ressi Yulisa, Dinah Khayyiriyah, Jannatil Ma'wa, Khairina, Hayatul Ridha, The Effect of Breast Massage Education on Breast Milk Production in Postpartum Mothers in Lamamek Village, West Simeulue District, Simeulue Regency, Aceh Province , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 2 No. 1 (2026): Journal Public Health and Clinical Science
- Luluk Isnati Andini, Status Sosial Ekonomi sebagai Determinan Status Gizi pada Remaja Putri: Studi di SMA Kota Semarang , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 2 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Ninda Salma Arianti , Foot Massage sebagai Terapi Pendukung untuk Mengurangi Nyeri dan Tekanan Darah pada Pasien Hipertensi: Studi Kasus di Purwodadi , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Laila Nur Hayati, Optimalisasi Kinerja Perawat dalam Meningkatkan Mutu Layanan Keperawatan di RSUD Tengku Sulung , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Amirul Hakim, Penerapan Sistem Manajemen K3 pada Unit Hemodialisis RSUD Kecamatan Mandau: Sebuah Studi Evaluatif , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
- Halim Iswanaji Akbar, Studi Penggunaan Obat Tradisional pada Lansia dengan Hipertensi Derajat 2 di Posyandu Lansia , Journal Public Health and Clinical Science : Vol. 1 No. 1 (2025): Journal Public Health and Clinical Science
You may also start an advanced similarity search for this article.



