Budidaya Maggot Berbasis Sampah Organik Sebagai Solusi Pengelolaan Sampah Pasar Kangkung Teluk Betung Selatan
DOI:
https://doi.org/10.64845/bhaktika.v2i2.374Keywords:
Budidaya Maggot, Black Soldier Fly, Limbah Organik, Pasar Tradisional, Pengelolaan SampahAbstract
Pengelolaan sampah organik di pasar tradisional masih menjadi tantangan dalam sistem persampahan perkotaan, termasuk di Pasar Kangkung Teluk Betung Selatan, Kota Bandar Lampung. Tingginya timbulan limbah organik yang belum dimanfaatkan secara optimal menyebabkan peningkatan beban Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) serta menimbulkan berbagai dampak lingkungan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan mengembangkan pengelolaan limbah organik pasar melalui budidaya maggot Black Soldier Fly (BSF) sebagai upaya pengurangan sampah dari sumber sekaligus meningkatkan nilai ekonomi limbah. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dan edukatif dengan melibatkan pedagang, pengelola pasar, dan mahasiswa melalui empat tahapan, yaitu edukasi pemilahan sampah organik, pelatihan budidaya maggot, pelatihan pemanfaatan dan pemasaran hasil budidaya, serta monitoring dan evaluasi. Kegiatan dilaksanakan melalui penyuluhan, diskusi, praktik langsung, dan pendampingan lapangan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam mengelola sampah organik, penerapan sistem pemilahan sampah berbasis sumber, serta kemampuan mengembangkan budidaya maggot sebagai pengolah limbah dan sumber pakan alternatif bernilai ekonomi. Program ini juga mendukung penerapan ekonomi sirkular melalui pemanfaatan limbah organik menjadi produk yang bermanfaat sekaligus mengurangi volume sampah yang dibuang ke TPA. Model pengelolaan yang diterapkan berpotensi menjadi alternatif pengelolaan sampah pasar yang berkelanjutan dan dapat direplikasi pada pasar tradisional lainnya.
References
Amrul, N. F., Ahmad, I. K., Basri, N. E. A., Suja, F., Jalil, N. A. A., & Azman, N. A. (2022). A review of organic waste treatment using black soldier fly (Hermetia illucens). Sustainability, 14(8), 4565. https://doi.org/10.3390/su14084565
Ayuningrum, S. U., & Putra, R. E. (2023). The role of organic waste feed combination on growth rate and nutrient content of Hermetia illucens larvae. MANILKARA: Journal of Bioscience, 2(1), 27–37. https://doi.org/10.33830/manilkara.v2i1.6530.2023
Da Silva, G. D. P., & Hesselberg, T. (2020). A review of the use of black soldier fly larvae, Hermetia illucens (Diptera: Stratiomyidae), to compost organic waste in tropical regions. Neotropical Entomology, 49(2), 151–162. https://doi.org/10.1007/s13744-019-00719-z
Hadiyatna, D. (2025, January 22). DLH Bandarlampung: Progres "controlled landfill" capai 60 persen. Antara News. https://www.antaranews.com/berita/4602078/dlh-bandarlampung-progres-controlled-landfill-capai-60-persen
Kusumaningsih, R. (2024). Pemanfaatan maggot sebagai organisme kecil pengolah sampah organik. ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat, 4(2), 533–544. https://doi.org/10.30812/adma.v4i2.3162
Lampung Geh. (2025, March 5). Setelah penyegelan oleh KLHK, TPA Bakung gunakan sistem controlled landfill. Kumparan. https://kumparan.com/lampunggeh/setelah-penyegelan-oleh-klhk-tpa-bakung-gunakan-sistem-controlled-landfill-24caamiSSu6
Radar Lampung. (2024, December 30). Pasca penyegelan TPA Bakung, Pemkot Bandar Lampung diberi waktu 30 hari untuk pembenahan pengelolaan sampah. https://radarlampung.disway.id/provinsi-lampung/read/705287/pasca-penyegelan-tpa-bakung-pemkot-bandar-lampung-diberi-waktu-30-hari-untuk-pembenahan-pengelolaan-sampah
Sulistiono, A. R., & RS, S. (2025). Optimalisasi Pengelolaan Sampah Organik Rumah Tangga Menggunakan Bakteri EM4. Tamkin: Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, 10(3), 245–264. https://doi.org/10.15575/tamkin.v10i3.49740
Musdalifah, & Winarni, E. (2026). Larva Black Soldier Fly Sebagai Solusi Pengolahan Limbah Organik Rumah Tangga di Desa Lubuk Dalam. Jurnal Abdimas UM Jambi, 3(1), 62–72. https://doi.org/10.53978/jaum.v3i1.664
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Resha Moniyana Putri, Driya Wiryawan, Thomas Andrian, I Wayan Suparta, Prakarsa Panjinegara (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



