Memperkuat Ketahanan Ekonomi Keluarga Melalui Literasi Gizi bagi Ibu-ibu PKK dalam Mencegah Stunting Menggunakan Aplikasi Stunting Online
DOI:
https://doi.org/10.64845/bhaktika.v2i2.373Keywords:
Literasi Gizi, Stunting, Aplikasi Digital, PKK, Resiliensi KeluargaAbstract
Permasalahan stunting masih menjadi tantangan serius dalam pembangunan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia di Indonesia, terutama di wilayah dengan keterbatasan literasi gizi keluarga. Kegiatan ini bertujuan memperkuat resiliensi ekonomi keluarga melalui peningkatan literasi gizi ibu PKK berbasis aplikasi Stunting Online. Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif melalui sosialisasi, edukasi gizi, implementasi aplikasi, pendampingan, dan evaluasi. Hasil menunjukkan lebih dari 70% peserta memahami konsep gizi seimbang, lebih dari 60% mampu mengidentifikasi faktor risiko stunting, dan lebih dari 70% mampu menggunakan aplikasi secara mandiri. Selain itu, lebih dari 50% peserta mulai memperhatikan variasi menu keluarga serta pentingnya pemantauan kesehatan ibu dan anak. Aplikasi Stunting Online terbukti efektif, mudah diakses, dan berkelanjutan sebagai media edukasi. Program ini tidak hanya meningkatkan pengetahuan, tetapi juga mendorong perubahan perilaku kesehatan keluarga untuk pencegahan stunting.
References
Amelia, A. (2023). Pelatihan dan Pendampingan Inovasi Produk dari Daun Kelor untuk Mencegah Stunting di Desa Sungai Pauh Pusaka. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8, 66–75. https://doi.org/10.30653/jppm.v8i1.221
Amelia, A., Nurviana, N., Wibowo, S., Sari, R., Muliani, F., & Nabilla, U. (2023). Pelatihan dan Pendampingan Inovasi Produk dari Daun Kelor untuk Mencegah Stunting di Desa Sungai Pauh Pusaka. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 8, 66–75. https://doi.org/10.30653/jppm.v8i1.221
Asrina, A. (2022). Pemberdayaan Kader, Ibu Hamil dan Ibu Menyusui dalam Upaya Pencegahan Stunting Pada Balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2, 158–166.
Astuti, E. P. (2024). Community empowerment in handling stunting through technology supporting food security and health. Community Empowerment, 9(7), 1078–1086.
Fentiana, N. (2022). Stunting, Pemeriksaan Kehamilan Dan Konsumsi Tablet Tambah Darah Ibu Hamil Di Indonesia: Analisis Data Riskesdas 2013. 7(2), 133–138.
Fildzah, F. K., Yamin, A., & Hendrawati, S. (2020). Perilaku Ibu Dalam Pencegahan Stunting Pada BADUTA. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 5(2), 272–284.
Fitriani, A. (2022). Gerakan Pencegahan Stunting melalui Pemberdayaan Masyarakat di Desa Lancok Kecamatan Syamtalira Bayu. JAI: Jurnal Abdimas ITEKES Bali, 2(1).
Gustiar, F., & Budianta, D. (2025). Pengembangan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) untuk Mendukung Program Pencegahan Stunting. Jurnal Abdimas PHB, 6(1), 213–221.
Hariati, S. (2024). Inspiratif (comprehensive stunting prevention initiative): Specific stunting intervention efforts in Pangkajene Kepulauan District. Community Empowerment.
Indarsih, M. (2025). Pemanfaatan Teknologi Digital untuk Meningkatkan Pengetahuan dan Keterampilan Kader Posyandu. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 6440–6447.
Maku, G. (2023). Edukasi Gizi dan Pemberdayaan Masyarakat melalui Kebun Sayur Bersama sebagai Upaya Peningkatan Gizi Keluarga. Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 9, 157–164. https://doi.org/10.30653/jppm.v9i1.674
Nugroho, M. R., Sasongko, R. N., & Kristiawan, M. (2021). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Kejadian Stunting pada Anak Usia Dini di Indonesia. Jurnal Obsesi, 5(2), 2269–2276. https://doi.org/10.31004/obsesi.v5i2.1169
Nuryanti, E. (2024). Hubungan Pola Sanitasi Air Bersih, Tindakan dan Perilaku Merokok Orang Tua Terhadap Stunting Pada Balita Usia 12-59 Bulan. Innovative Journal of Social Science Research, 4, 10965–10980.
Prasetyo, A. (2023). Stunting Convergence Management Framework through System Integration Based on Regional Service Governance. https://doi.org/10.3390/su15031821
Purwati, Y. (2025). Development of Smart E-Books Caring Strategies to Prevent Stunting During Pregnancy. Jurnal Ners Dan Kebidanan Indonesia, 13(3), 324–334.
Raiten, D. J., & Bremer, A. A. (2020). Exploring the Nutritional Ecology of Stunting: New Approaches to an Old Problem. https://doi.org/10.3390/nu12020371
Rodiyah, I. (2023). Health Literacy Level of Posyandu Cadres in Preventing Stunting Prevalence in Tambak Kalisogo Village. 11(2), 105–119. https://doi.org/10.21070/jkmp.v11i2.1758
Sari, R. C. (2022). Developing a Financial Literacy Storybook for Early Childhood in an Augmented Reality Context. 14(2).
Sulistiarini, R. (2023). Penyuluhan serta Pendampingan Gizi dan Kesehatan di Desa Telemow Kecamatan Sepaku Kabupaten Penajam Paser Utara Kalimantan Timur. ABDIRA, 3, 110–119.
Tampubolon, N. R., Haryanti, F., & Akhmadi, A. (2021). The challenges and implementation in overcoming stunting by primary health care practitioners. Media Keperawatan Indonesia, 4. https://doi.org/10.26714/mki.4.3.2021.164-174
Theresia, T. T. (2023). Evaluasi Pelaksanaan Program Gizi yang Berkaitan dengan Kejadian Stunting di Puskesmas Kecamatan. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4, 2332–2339.
UNICEF. (2021). The Crisis of Diets in Early Life.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Ratna Rosita Pangestika, Ratna Candra Sari, Nurul Hidayah, Niken Purnamasari, Candra Widyastuti (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



