Metode Penanggulangan Bencana, Perubahan Iklim, Kesiapsiagaan, dan P3K: Kolaborasi STIE Dharma Bumiputera & BPBD DKI Jakarta di Kelurahan Setu, Cipayung, Jakarta Timur
DOI:
https://doi.org/10.64845/bhaktika.v2i1.330Keywords:
Penanggulangan Bencana, Perubahan İklim, Kesiapsiagaan Masyarakat, P3K, PKMAbstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas masyarakat dalam tata kelola penanggulangan bencana, pemahaman terhadap perubahan iklim, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat dan Pertolongan Pertama Pada Kecelakaan (P3K). Kegiatan ini dilaksanakan di Kelurahan Setu, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur oleh Mahasiswa Manajemen Bencana, STIE Dharma Bumiputera bekerja sama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta serta melibatkan pengurus RT, RW, dan tokoh masyarakat. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan kolaboratif melalui sosialisasi, pelatihan, simulasi, serta diskusi interaktif. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan hasil pre-test dan post-testserta observasi langsung terhadap keterampilan peserta dalam praktik penanggulangan bencana dan P3K. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat terkait risiko bencana dan perubahan iklim, serta peningkatan keterampilan dalam pertolongan pertama dan evakuasi darurat. Selain itu, terbentuk kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya kesiapsiagaan bencana dan peran aktif dalam pengurangan risiko. Diskusi dengan peserta mengungkapkan bahwa kendala utama yang dihadapi adalah keterbatasan informasi, sarana prasarana, serta belum optimalnya sistem peringatan dini di tingkat komunitas. Kegiatan ini memberikan dampak positif dalam meningkatkan ketahanan masyarakat terhadap bencana dan menjadi model kolaborasi efektif antara perguruan tinggi, pemerintah daerah, dan masyarakat. Ke depan, diperlukan keberlanjutan program melalui pelatihan berkala dan penguatan kelembagaan masyarakat siaga bencana.
References
BNPB. (2022). Laporan risiko bencana Indonesia. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
BNPB. (2023). Panduan kesiapsiagaan bencana untuk masyarakat. Badan Nasional Penanggulangan Bencana.
BPBD DKI Jakarta. (2023). Laporan penanggulangan bencana daerah DKI Jakarta. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta.
BPBD DKI Jakarta. (2024). Program kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi bencana. Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DKI Jakarta.
Creswell, J. W. (2021). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.
IPCC. (2021). Climate change 2021: The physical science basis. Cambridge University Press.
IPCC. (2022). Climate change 2022: Impacts, adaptation, and vulnerability. Cambridge University Press.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pedoman pertolongan pertama pada kecelakaan (P3K). Kemenkes RI.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan pelaksanaan pengabdian kepada masyarakat. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Kemendikbudristek. (2023). Pedoman program pengabdian kepada masyarakat berbasis partisipatif. Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
LIPI. (2021). Kajian kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana. Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. (2021). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook. SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. PT Remaja Rosdakarya.
Sugiyono. (2022). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Alfabeta.
UNDRR. (2021). Sendai framework for disaster risk reduction 2015–2030 (updated guidance). United Nations Office for Disaster Risk Reduction.
UNDRR. (2022). Global assessment report on disaster risk reduction. United Nations Office for Disaster Risk Reduction.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Heri Sasono, Muh. Hendra Apriwarto (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



