Praktik Hutang Piutang Masyarakat Perspektif Ekonomi Syariah: Studi Kualitatif di Kabupaten Aceh Tenggara
DOI:
https://doi.org/10.64845/al-mudayanah.v2i1.301Keywords:
Hutang Piutang, Al-Qardh Al-Hasan, Ekonomi Syariah, RibaAbstract
Penelitian ini menganalisis praktik hutang piutang masyarakat Kabupaten Aceh Tenggara dalam perspektif ekonomi syariah. Menggunakan pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan 15 informan, observasi partisipatif, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik hutang piutang telah membudaya dengan mekanisme informal berbasis kepercayaan tanpa pencatatan. Dari perspektif ekonomi syariah, praktik ini bersifat paradoksal: di satu sisi masih terdapat praktik al-qardh al-hasan antar kerabat, namun di sisi lain praktik riba melalui pemberian "uang lelah" marak terjadi. Faktor penyebab ketidaksesuaian syariah meliputi keterbatasan akses lembaga keuangan formal, konstruksi sosial-budaya yang melegitimasi imbalan, pemahaman keagamaan parsial, dan lemahnya regulasi. Dampak yang ditimbulkan mencakup Siklus Kemiskinan, Konflik Horizontal, dan Tekanan Psikologis. Penelitian ini merekomendasikan penguatan literasi keuangan syariah berbasis komunitas, pengembangan lembaga keuangan mikro syariah, harmonisasi Norma Adat dengan syariah, serta penguatan peran pemerintah daerah.
References
Ascarya. (2015). Akad dan produk bank syariah. Jakarta: Rajawali Pers.
Antonio, M. S. (2001). Bank syariah: Dari teori ke praktik. Jakarta: Gema Insani.
Bank Indonesia. (2022). Laporan perkembangan ekonomi dan keuangan syariah Indonesia. Jakarta: Bank Indonesia.
Badan Pusat Statistik Kabupaten Aceh Tenggara. (2023). Kabupaten Aceh Tenggara dalam angka 2023. Kutacane: BPS Aceh Tenggara.
Chapra, M. U. (2000). The future of economics: An Islamic perspective. Leicester: The Islamic Foundation.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.
Dinas Syariat Islam Aceh. (2023). Laporan pelaksanaan syariat Islam di Aceh. Banda Aceh: Dinas Syariat Islam Aceh.
Karim, A. A. (2015). Ekonomi mikro Islam (Edisi revisi). Jakarta: Rajawali Pers.
Melalatoa, M. J. (1997). Ensiklopedi suku bangsa di Indonesia. Jakarta: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Muhammad. (2014). Manajemen keuangan syariah. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Otoritas Jasa Keuangan. (2023). Laporan survei nasional literasi dan inklusi keuangan. Jakarta: OJK.
Pemerintah Aceh. (2018). Qanun Aceh Nomor 11 Tahun 2018 tentang Lembaga Keuangan Syariah. Banda Aceh: Pemerintah Aceh.
Shihab, M. Q. (2002). Tafsir Al-Misbah: Pesan, kesan, dan keserasian Al-Qur’an. Jakarta: Lentera Hati.
N. Gregory Mankiw. (2021). Principles of Economics (9th ed.). Boston: Cengage Learning.
M. Quraish Shihab. (2002). Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an (Vol. 1). Jakarta: Lentera Hati.
Ascarya. (2015). Akad dan Produk Bank Syariah. Jakarta: Rajawali Pers.
Adiwarman A. Karim. (2017). Bank Islam: Analisis Fiqih dan Keuangan (Edisi ke-5). Jakarta: Rajawali Pers.
Muhammad Syafi’i Antonio. (2001). Bank Syariah: Dari Teori ke Praktik. Jakarta: Gema Insani Press.
M. Umer Chapra. (2000). The Future of Economics: An Islamic Perspective. Leicester: The Islamic Foundation.
Muhammad. (2014). Manajemen Bank Syariah. Yogyakarta: UPP STIM YKPN.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Farma Andiansyah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.



